7 Alasan Resign Masuk Akal Mudah Acc

Alasan resign masuk akal

Alasan resign yang masuk akal. Seseorang memutuskan untuk resign dari pekerjaannya karena berbagai alasan yang mendasari keputusan tersebut. Keputusan untuk resign biasanya diambil ketika karyawan merasa tidak lagi nyaman atau tidak cocok dengan lingkungan kerja atau kondisi di perusahaan tempatnya bekerja.

Selain itu, ada berbagai alasan resign lainnya yang mungkin memengaruhi keputusan seseorang, seperti kesempatan pengembangan karier yang lebih baik, perubahan kehidupan pribadi, atau masalah kesehatan.

Pengertian Resign

Resign, dalam Bahasa Indonesia, merujuk pada tindakan mengundurkan diri, menyerah, atau berhenti dari pekerjaan. Kata ini umumnya digunakan oleh pekerja yang merasa tidak lagi nyaman dengan pekerjaannya. Menariknya, resign tidak hanya dilakukan oleh pekerja dengan status staff, tetapi bahkan atasan pun dapat memilih untuk resign dari jabatannya.

Tindakan resign tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang aneh, terutama mengingat banyaknya alasan yang mendukung keputusan untuk resign. Faktor-faktor yang mendorong resign dapat berasal dari dalam diri seseorang atau dipengaruhi oleh lingkungan kerja yang tidak mendukung.

Beberapa alasan resign yang masuk akal

Alasan resign yang berasal dari dalam diri seseorang melibatkan perasaan jenuh, merasa tidak sejalan dengan kompetensi atau latar belakang pendidikan, dan merasa bahwa gaji yang diterima tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Sementara itu, faktor lingkungan atau eksternal juga dapat memainkan peran penting dalam keputusan untuk resign. Contohnya adalah konflik internal dengan atasan atau rekan kerja, peristiwa seperti menikah, atau adanya larangan dari pihak lain yang mempengaruhi keputusan seseorang untuk mengundurkan diri.

Baca Juga  Pilihan Bagus Pekerjaan Sampingan Untuk Mahasiswa

Pekerjaan tidak sesuai kesepakatan

Keterampilan optimal dan kemampuan beradaptasi dihargai oleh perusahaan, namun terkadang perusahaan memanfaatkannya berlebihan. Jika beban kerja melampaui kontrak tanpa kompensasi, resign dengan merujuk pada ketentuan kontrak sebagai dasar keputusan.

Melanjutkan studi

Salah satu alasan resign yang masuk akal adalah untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, karena gelar tersebut dapat menjadi pijakan untuk meraih karier yang lebih baik. Fokus pada tujuan pendidikan menjadi kunci kesuksesan.

Ketidakjelasan karir

Tidak ada motivasi kerja
Tidak ada motivasi kerja. Foto : Pexels

Terkait dengan kemajuan karier, alasan resign bisa disampaikan ketika seseorang telah bekerja cukup lama di perusahaan. Alasan ini muncul karena bukan kesalahan pribadi, melainkan ketidakpastian dan kurangnya pengakuan jabatan yang dijanjikan oleh perusahaan. Meskipun mungkin ada janji kenaikan jabatan, kenyataannya hingga saat ini tidak terwujud.

Ingin berwirausaha

Alasan resign yang sangat kuat untuk berhenti bekerja adalah keinginan untuk mendirikan atau mengembangkan usaha sendiri. Jika Anda merasa telah memiliki modal dan pengalaman yang cukup, memberi tahu atasan bahwa Anda tidak akan bekerja di perusahaan lain bisa menjadi langkah yang tepat. Bahkan, ada kemungkinan untuk bekerja sama dengan perusahaan lama tanpa menimbulkan persaingan.

Pindah tempat tinggal

Kemungkinan besar, alasan resign terkait jarak tempuh antara tempat tinggal dan tempat kerja cenderung tidak akan ditolak oleh atasan. Jarak yang jauh sering menjadi prioritas perusahaan karena dapat meningkatkan risiko keterlambatan dan menambah biaya transportasi yang mungkin ditanggung oleh perusahaan. Walaupun, tidak semua perusahaan memberikan fasilitas biaya transportasi untuk para pekerjanya.

Mengurus keluarga

Alasan resign yang sering digunakan, terutama oleh perempuan yang baru menikah, adalah keinginan untuk fokus pada peran sebagai istri dan ibu. Umumnya, perusahaan dapat memahami situasi ini. Bekerja dalam kondisi hamil merupakan tantangan tersendiri, terutama untuk pekerjaan lapangan atau yang menuntut tampilan fisik yang baik. Saat ini, banyak ibu muda yang memilih memberikan waktu khusus kepada anak-anak mereka, mulai dari bayi hingga beberapa tahun pertama kehidupan.

Baca Juga  Pola Pikir Penyebab Kegagalan Freelancer

Ingin menjadi karyawan tetap

Karyawan resign
Foto : Jojonomics

Jika kamu adalah karyawan kontrak atau paruh waktu, tentu keinginan untuk menjadi karyawan tetap adalah alasan resign yang dapat kamu pertimbangkan. Dengan status karyawan tetap, terdapat lebih banyak keuntungan yang dapat meningkatkan kualitas hidup kamu.

Sebagai penutup, alasan resign dapat bervariasi dan tergantung pada situasi serta prioritas individu. Faktor seperti keinginan untuk fokus pada pendidikan, mendirikan usaha sendiri, atau memprioritaskan peran sebagai pasangan dan orangtua seringkali menjadi dasar keputusan resign. Penting bagi individu untuk mengkomunikasikan alasan mereka dengan jelas kepada atasan agar dapat memahami dan merespons keputusan tersebut dengan bijak.

Salam, saljudingin.my.id

Referensi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *