Praktek SEO di Website Pakaian Olahraga Tiento

Praktek SEO

Dalam postingan ini, saya si Salju ingin sedikit berbagi cerita tentang praktek penerapan search engine optimization (SEO) di website pakaian olahraga bernama Tiento dan websitenya adalah www.tiento.co.id. Saya sebetulnya bekerja di perusahaan ini sebagai pengelola penjualan, bukan sebagai content writer atau SEO specialist. Namun, karena dari awal ini saya salju alias salah jurusan saya memiliki ketertarikan terhadap internet marketing.

Website Tiento ini adalah website toko online yang otomatis isinya adalah produk. Normalnya, kalau kita mencari suatu produk di Google maka dijamin yang muncul adalah website marketplace. Susah sekali kalau kita ingin menjual sesuatu mengandalkan SEO dengan kata kunci yang berkaitan dengan produk secara langsung. Karena website yang masih kecil secara PA dan DA pasti tidak akan ada di urutan awal. Tentunya ini tidak berlaku untuk kata kunci brand, karena untuk kata kunci brand sudah pasti tidak ada saingan.

Tidak menggunakan kata kunci brand

Contohnya, kalau saya cari “tiento” di Google, sudah pasti yang muncul pertama adalah website Tiento. Lalu, di bawahnya ada Shopee dan Instagram.

Praktek SEO
Pencarian kata kunci “tiento”

Tidak menggunakan kata kunci utama

Tetapi untuk orang yang belum tahu tentang brand Tiento mungkin akan mencari produk secara langsung, bukan mencari brand. Contohnya, jika seseorang mencari celana training dia akan menggunakan kata kunci “celana training”, dan hasilnya seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa hasil pencarian akan didominasi oleh marketplace seperti berikut.

Praktek SEO

Kita lihat pada gambar di atas, pencarian yang muncul dari Tokopedia dan Shopee, kebawahnya diikuti oleh Lazada, Blibli dan marketplace lainnya. Jadi, kalau kita berjualan celana training lalu membidik keyword “celana training” sudah dipastikan website kita tidak akan muncul di halaman pertama.

Baca Juga  Membuat Website Undangan

Menggunakan kata kunci alternatif

Lalu, bagaimana caranya agar website kita muncul di halaman pertama saat orang mencari celana training? Jawabannya adalah dengan memilih kata kunci alternatif dan melakukan penjualan secara soft selling. Kita buat sebuah artikel yang berkaitan dengan celana training. Di sini saya menggunakan kata kunci “fungsi celana training”.

Hasilnya, VOILA! Dengan kata kunci “fungsi celana training” website Tiento muncul di urutan pertama.

praktek seo tiento
Hasil pencarian dengan kata kunci alternatif

Di artikel ini kita tidak menampilkan produk secara langsung tetapi memberikan penjelasan seputar celana training. Lalu, dalam artikel itu tambahkan link ke produk celana training.

 

Praktek seo tiento

Begitulah teman-teman cerita saya tentang praktek SEO membidik kata kunci tertentu untuk toko online supaya bisa bersaing dengan marketplace.

Salam, saljudingin.

 

 

17 thoughts on “Praktek SEO di Website Pakaian Olahraga Tiento

  1. Kalau baca tulisan tentang SEO gini, rasanya saya sudah lumayan paham. Giliran praktik, lupa banget. Hadih. Dasar orang zadoel plus kurangcserius. ??

  2. Nah betul banget kalau cari produk apapun yang akan kita beli di gugel, pasti yang keluar selalu MP. Sedihnya bagi para pemilik toko online line jadi tidak bisa bersaing dengan MP. Baca ini jadi tau cara lain untuk bersaing dengan MP.

  3. Wah. Keren ini. Emang mustahil mengalahkan marketplace, tapi dengan soft selling hal itu bisa rasional utk dipraktikkan

  4. Oh begitu ternyata caranya.
    Selama ini saya sering terkecoh, pakainya kata kunci utama, kalah saing deh sama MP. Besok-besok mau coba terapin tips ini deh

  5. Penggunaan atau penerapan SEO ini menags angta luar biasa sekali dalam sebuah artikel ya, apalagi targetnya memang pengen di halaman utama pencarian pasti wajib banget nerapin ini

  6. Nah bener banget nih Kak. Menghubungkan artikel informasi dengan produk secara soft selling adalah pendekatan yang baik. Semoga strategi ini terus sukses!

  7. Waaah, menarik. Aku punya blog jualan tapi nggak terurus, malah pindah jualan di medsos dan marketplace. Mau kucoba nih ilmunya.

  8. Aku baru tahu optimasi SEO brand caranya masukin nama brand di keyword-nya. Saya kira buat ningkatin pencarian keywordnya kudu yang punya volume pencarian tertentu. ?

  9. Makasih atas triknya, Kak. Ini betul sih, untuk website jualan emang harus pinter-pinter cari cara karena akan bersaing dengan marketplace.

  10. praktek seo ini susah-susah tapi menyenangkan ya kak, apalagi kalau artikel kita bisa masuk di page one… wah happy banget pokoknya

  11. Hmm.. Saya kira kita mengalami masalah yang sama nih cuy. Saya juga sedang kembangkan website brand tertentu yang memilih layanan SEO agency Saya. Dan website itu website jual beli produk.

  12. Cara ini cocok untuk kita yang punya sampingan affiliate, tapi kembali lagi. Apakah kata kunci itu banyak di cari atau tidak

  13. Mantap mas, semoga makin banyak artikelnya juga, jadi makin banyak link ke toko onlinenya juga ya. Btw, SEO nya bermanfaat untuk membangun branding berarti ya. Kalau brandingnya udah mantep, belinya bisa di mana aja deh, bahkan bisa di MP juga, aku liat Tiento ada di toped juga soalnya 😀

  14. Oalahh gitu yaa, jadi memang awal-awal tetap pembahasannya seperti apa yang kita temukan di internet lalu pada bagian akhirnya baru mencantumkan produk yang sama dengan kata kunci yang ditulis. Jadi ketertarikan buat klik setelah baca itu, bisa jadi solusi banget sih.

  15. Ooo jadi sebaiknya jangan pakai nama brand utk keyword utama ya. Justru sebaiknya langsung nembak ke produknya.
    Bikin website buat jualan atau perusahaan gtu emang susah2 gampang ya apalagi kalau dituntut kudu bisa tampil paling depan di search engine ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *