Disangka Pengangguran, Ini Suka Duka Freelancer

Suka Duka freelancer

Mungkin kamu sering menemukan konten dari seorang freelancer yang memperlihatkan kehidupan santainya dan masih mendapatkan penghasilan. Tetapi di balik kemudahan itu ada suka duka freelancer yang jarang sekali diceritakan oleh content creator. Seperti pekerjaan pada umumnya, pasti akan ada nilai plus dan minus masing-masing.

Memilih freelance sebagai sumber penghasilan memang bisa menjadi solusi untuk orang yang sudah bosan bekerja kantoran. Tetapi, sebaiknya tidak berekspektasi bahwa pekerjaan itu mudah sekali. Agar lebih jelas, semoga tulisan di bawah ini bisa memberikan gambaran yang cukup jelas.

Yang Menyenangkan dari Freelance

Jam Kerja Fleksibel

Menjadi freelancer artinya kamu tidak terikat dengan salah satu perusahaan tertentu. Biasanya seorang freelancer mendapatkan pekerjaan dari setiap project atau kontrak yang sifatnya berbeda dengan pekerja konvensional. Kontrak yang dimaksud adalah kamu bisa saja menerima project setiap bulannya, tetapi status kamu bukan karyawan. Dengan project tersebut kamu hanya diminta komitmen batas waktu pengerjaan.  Kamu bisa mengerjakan kapan saja, tidak harus setiap 9-5.

Bayaran Per Jam

Kalau biasanya sebagai karyawan kamu dibayar per hari, untuk freelance biasanya ada sistem pembayaran per jam. Tetapi untuk sistem seperti ini juga bukan berarti kamu bisa berlama-lama mengerjakan project. Tetap saja akan ada pengukuran waktu. Kamu harus berkomitmen akan melakukan dalam berapa jam. Jika melebihi waktu yang disepakati harus ada kompensasi yang kamu berikan kepada klien kamu.

Santai di waktu luang

Sudah menjadi konsekuensi jika kamu berkerja dengan bayaran per hari, artinya dalam satu hari kerja itu kamu harus produktif. Setelah satu tugas selesai coba cari hal lain yang bisa dikerjakan. Tetapi kalau kamu menjadi freelancer, kamu bisa bersantai dulu setelah satu tugas selesai. Baru, nanti kamu mengerjakan tugas lain.

Kamu juga bisa off dulu dalam beberapa waktu, dalam arti tidak mengambil project apapun jika kamu merasa sudah punya cukup tabungan. Kamu bisa berwisata dulu dalam beberapa waktu, lalu nantinya mengambil project lagi untuk dikerjakan.

Terbebas dari kemacetan

Kamu bisa mengerjakan projectmu di rumah, di kafe, atau tempat lain yang menurutmu nyaman dan tentunya tidak diburu waktu. Jadi kamu tidak harus pergi ke kantor dan menghadapi kemacetan di jam berangkat dan jam pulang kerja. Belum lagi jika harus terkena terik matahari, polusi asap kendaraan, atau hujan badai.

Baca Juga  Gaji Business Analyst, Sangat Menjanjikan

Duka menjadi freelancer

Penghasilan tak menentu

Siap punya penghasilan banyak? Apakah sudah siap juga dengan penghasilan yang tidak tetap? Jika satu project sudah selesai, belum tentu klien akan langsung memberikan project baru.

Memang sebetulnya akan selalu ada project di setiap waktu. Tetapi karena project itu dibuka bebas, jadi kamu akan bersaing dengan freelancer lain. Bisa saja dari project yang ada kamu tidak bisa mendapatkan satu pun.

Jika sudah begitu, manajemen keuanganmulah yang akan membantu. Jika kamu langsung menghambur-hamburkan uangmu dari satu project, bisa dipastikan kamu akan galau ketika tidak ada project.

Disangka pengangguran

Ini sebetulnya agak lucu. Saya pernah mendapat cerita seorang freelancer diminta oleh ayahnya untuk mendaftar CPNS. Walaupun sebetulnya ayahnya tahu kalau dia sudah punya penghasilan tetapi dianggapnya belum punya pekerjaan.

Rawan penipuan

Untuk freelancer pemula, penting sekali memperbanyak relasi dan wawasan dari orang yang sudah berpengalaman. Jangan mudah tergoda oleh pekerjaan yang mudah tetapi bayarannya tinggi. Tidak sedikit penawaran yang mengharuskan orang untuk deposit terlebih dahulu agar mendapatkan pekerjaan. Logikanya, kamu bekerja untuk mencari uang, kenapa harus mengeluarkan uang?

Perbedaan waktu

Untuk kamu yang menerima project dari luar negeri tentunya tahu bahwa terdapat perbedaan waktu antara di Indonesia dan negara klien kamu berasal. Mungkin saja mereka akan menghubungimu di tengah malam ketika kamu seharusnya sedang begadang istirahat. Jadinya, kamu harus bekerja sambil ronda malam, haha.

Oke, untuk kamu yang sudah mendapatkan gambaran tentang suka duka freelancer bisa dipertimbangkan lagi. Apakah semakin mantap atau mulai ragu untuk memulai menjadi freelancer?

Salam, saljudingin.

Referensi :

  1. Ragam suka duka freelancer
  2. Suka duka freelancer

 

One thought on “Disangka Pengangguran, Ini Suka Duka Freelancer

  1. Pingback: Panduan Lengkap Menjadi Freelancer Data Entry: Tugas, Keahlian, dan Gaji | Salju Dingin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *